Showing posts with label Notes. Show all posts
Showing posts with label Notes. Show all posts
BismiLlahir Rahmanir Rahim.

I found the cover images of this book series. MasyaALLAH tickled my Little Heart ^^,









-- The Princess is Pretty. hehe.

InsyaALLAH every Little Fatimah would wish to live to become a Princess. Hmmm I'm continuing to admire this name "Fatimah" and most of all, WHO she was that should be taken as example:


Fatimah Bintu Muhammad Rasulullah SWT


As mentioned below,


“Cukuplah wanita-wanita ini sebagai panutan kalian. Yaitu Maryam binti Imran, Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah binti muzahim, istri fir’aun.” (HR Ahmad dan Tirmidzi)

And here,


“Sebaik-baik wanita penduduk surga adalah Khadijah binti khuwailid, Fatimah binti Muhammad dan Asiyah istri fir’aun.” (HR Ahmad)

And explained further here ^^,

Happy Reading....
waALlahu'alam.




I'm touched by this comic. Wanted to find a different source of advice and I reached out the First Journalism Club (IIUM) Comic and I found this. ASATIZATUL ALAM... wanna know what it means, come and read with me.....

Page 1

 Ana was annoyed by that guy's comment. But K. Nani succeed to neutralize it. Why should we feel annoyed? we should say "Ameeeen!" instead, because every name called is a prayer (dua').

Page 2

Yes, we should all be or put ambition to be "Asatizatul Alam" teachers of the universe. Who brings others to Faith in Allah through their speeches, writings and actions. 

Rasulullah(saw) said , "The best of charity is a Muslim who learns a knowledge and later teaches it to his Muslim brother."

Show and tell to our family, friends and neighbors how to be a good practical Muslim. To do so, we must seek knowledge and learn, try them out and tell others of it.. Especially to those you LOVE for Allah reminds us (At-Tahrim: 6),

BismillahirRahmanirRahim,


66:6

O you who have believed, protect yourselves and your families from a Fire whose fuel is people and stones, over which are [appointed] angels, harsh and severe; they do not disobey Allah in what He commands them but do what they are commanded.

wAllahualam.




think . ponder . evaluate

MUHASABAH - in search of the patches of experiences in our lives to be dissolved and improved

We cannot live on this earth with no laws. No orders. No judgments. Free. We will tend to do anything and waste our short live here. Not to forget, the angles are jotting down 'every letter that we say' and do. Thus, what we need is Muhasabah (self evaluation) of every good and bad deeds that we've done. Hopefully we are not surprised of what will be laid in front of us on the Day of Judgment.
Al-Quranil Kareem,
"O ye who believe! Fear God, and let every soul look to what (provision) He has sent forth for the morrow." (Al-Hasyr: 18)
Ibn Kathir explains the ayah above as, judge yourselve before you are judged! Look and evaluate at your good deeds that you have gather to be presented to Allah... Remember, Allah knows all your actions and conditions! Nothing is unknown by Him.

Hadis narrated by Tirmizi from Rasulullah s.a.w mentioned about sensible people evaluate themselves and prepare for death. While, those who are weak follow their own desires and dream for Allah.

Umar al-Kathab r.a. : "Hisablah diri kalian sebelum kalian dihisab dan timbanglah diri kalian sebelum kalian ditimbang, kerana kalian lebih mudah menghisab diri kalian hari ini daripada kelak! (it is easier to evaluate ourselves now rather then Then - the Day of Hisab) Bersiaplah untuk menghadapi pertemuan terbesar. Ketika itu, kalian dipertemukan dengan Allah dan tidak ade sesuatu apa pun pada kalian yang tersembunyi."

Al-Hassan Al-Basri: "Seseorg sentiasa baik selagi ia punya penasihat dirinya sendiri dan muhasabah menjadi keinginannya." (we can be good or soleh, as long as we have the desire to muhasabah)

Let us look back our footsteps through this path and make the next step after thinking and evaluating the steps before. Make sure the next step we take leads to Allah s.w.t and His Redha (ultimate forgiveness).

[Tarbiyah Dzatiyah, Abdullah ibn Abdul Aziz Al-Aidan]

Allahu Ma'ie, Allahu Naadzari, Allahu Syaahidi..
Allah is watching me. Allah is my witness. Allah is with me!


Ramadhan Kareeeem....

The Month of LOVE and BEAUTY
Let the picture convey the messages.




This is our journey now...


to Jannah. Have a SAVE journey......


Nota Ringkas


Bahagian B – Penamaan Anak


1. Waktu?


Hari ke-7 (boleh juga lebih awal)



Rasulullah s.a.w: "Setiap budak tergantung dengan aqiqahnya, disembelihkan untuknya pada hari ketujuh dan dinamakan serta dicukurkan kepalanya."


2. Pemilihan nama


Nama yang Baik + Indah,



Rasulullah s.a.w: "Kamu sekalian di Hari Kiamat akan dipanggil dengan nama-nama kamu dan nama-nama bapa-bapa kamu, maka hendaklah kamu memperelok nama-nama kamu."


Nama2 yang Allah suka: Abdullah, Abdu ArRahman, nama2 para Nabi + menunjukkan tanda kehambaan kpd Allah,



Rasulullah s.a.w: "Sebaik-baik nama kamu di sisi Allah azzawajalla ialah Abdullah dan Abdur Rahman."


Nama2 yang patut dijauhi:




  1. Jauhi nama2 merendahkan kehormatan anak, bole jadi bahan ejekan / sungutan. ('Ashiyah - penderhaka)

  2. Jauhi nama2 bermaksud kesialan (Hazan - dukacita)

  3. Jauhi nama2 khusus Allah Ta'ala (Al-Ahad - Yang Esa, Ash-Shamad - Tempat meminta....)*

  4. Jauhi nama2 bombastik - kemewahan, nasib yang baik utk elak kekeruhan ketika dipanggil. Nama2 yang dilarang: Aflah (sgt bejaya), Nafi' (sgt berguna), Rabbah (sgt beruntung), Yassar (sgt mewah)**

  5. Jauhi nama2 hamba selain dari Allah (Abdul Uzza - hamba Uzza, Abdun Nabi - hamba Nabi)

  6. Jauhi nama2 bermaksud mengada-ngada, ikut2 orang Kafir (Hayaam, Hyfa, Nahad, Susan, Miyadah, Nariman, Ghadah, Ahlaam...)



*Rasulullah s.a.w: "Orang yang paling dimurkai Allah di Hari Kiamat dan sangat dibencinya ialah seorang lelaki yang dipanggil 'Malikul-amlaak' (Raja segala yang empunya), tiada yang lebih empunya kecuali Allah."



**Rasulullah s.a.w: "...Janganlah kamu namakan anakmu Yasar, Rabah, atau Najihan, atau Aflah, kerana kau akan berkata: Apakah betul dia itu begitu? Sebenarnya dia tidak, maka nanti akan dijawab: Dia tidak. Hanya sanya nama2 itu empat, dan jangan kamu tanya aku banyak2."


3. Sunat dengan pakaian "Abu"


Memberi nama kun-yahnya, panggilan dengan 'Abu' (Abu Umair, Abu Hamzah....) walaupun tidak mempunyai anak bernama sedemikian. Kebiasaannya kun-yahnya diambil dari nama anak lelakinya yang sulung.


Pemberian nama dan kun-yah:


a. Lebih berhak menentukan nama ialah ayah, kerana anak itu menurut keturunan ayah, bukan ibu.



"Panggillah mereka dengan (nama) kepada bapa-bapa mereka, itulah yang lebih adil di sisi Allah." (Surah Al-Ahzab: 5)


b. Jangan panggil anak dengan nama yang tidak baik. (si pendek, si bisu...)



"..Dan jangan memanggil dengan gelaran-gelaran (yan mengandungi keji)." (Surah Al-Hujurat: 11)


c. Nama Muhammad dan panggilan Abu Qasim



Rasulullah s.a.w: "Namakanlah (anak-anak kamu dengan namaku, tetapi jangan beri kun-yah dengan kun-yahku. Hanyasanya aku ni Qasim an aku mengadili antara kamu."


Pendapat 1: Makruh gelar dengan gelaran Nabi s.a.w, Imam Syafi'e


Pendapat 2: Mubah / bole. menganggap hadis larangan telah dimansuhkan, Imam Malik


Pendapat 3: Harus tidak menggunakan nama dan gelaran sekali.



Rasulullah s.a.w: "Sesiapa yang memakai namaku, jangan memakai kun-yahku. Dan siapa yang memakai kun-yahku, janganlah memakai namaku."


Pendapat 4: Dilarang memakai kun-yah khusus pada masa hayat Nabi s.a.w. Maka hukumnya, harus - Imam Malik.




Nota Ringkas: Hukum2 Umum bagi Anak yang baru dilahirkan
Abdullah Nasih Ulwan


Bahagian A - Kelahiran Anak



1. Ucapan Selamat + Gembira



contohnye..

"Semoga engkau diberkahi dalam apa yang telah diberikan kepadamu. Semoga engkau bersyukur kepada yang memberi. Semoga engkau diberi rezeki dengan kebaikannya dan semoga ia mencapai masa balighnya.."

Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah





"Wahai Zakariya! Sesungguhnya Kami menggembirakan kau dengan seorang anak, namanya Yahya, Kami belum pernah sebelum itu menjadikan nama itu."

(Surah Maryam: 7)



2. Azan + Iqamah



Azan; teliga kanan

Qamat; teliga kiri

..... memelihara dari bahaya / syaitan (umm shibyan)




Dari Ibn Abbas, "Bahawasanya Nabi s.a.w telah mengazankan di teliga Al-Hasan bin Ali di hari ia dilahirkan, kemudian diiqamatkan pula di teliganya yang kiri."



3. Menggosok langit2 bayi, Tahnik



Mengunyah kurma dan menggosokkan di langit2 bayi

kurma - manisan, spt madu

afdhal: dilakukan oleh seorang yang soleh dan taqwa, berkat





Abu Musa r.a: "Aku pernah mendapat seorg anak lelaki, maka aku pun membawanya kepada Rasulullah s.a.w maka dinamakannya Ibrahim, kemudian ditahnikkannya dengan kurma, lalu didoakannya agar dicucuri berkat, kemudian dia pun menyerahkannya kepadaku.."

(Sahih Bukhari dan Sahih Muslim)




4. Mencukur rambut



Hari ke-7:

cukur rambut + sedekahkan perak kepada fakir miskin seberat timbangan rambut bayi




Dari Muhammad bin Ali bin Al-Hussein r.a: "Rasulullah s.a.w telah membuat aqiqah dengan seekor kambing untuk Al-Hasan. Kemudian sabda baginda: 'Wahai Fatimah! Cukurlah rambutnya dan sedeqahkan dengan seberat rambut itu perak. Maka Fatimah pun menimbang rambut itu yang beratnya sekira-kira satu dirham, ataupun setengah dirham.'.."


Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Followers